Rabu, 19 Januari 2011

JULIA KRISTEVA




PENDAHULUAN
•         Dikenal sebagai TEORITISI FEMINIS
•         Melalui orientasi psikoanalisis; dalam setiap karyanya ia mulai merenungkan sifat femininitas;
•         Menaruh minat pada sifat bahasa dan segala manifestasinya;
•         Lahir tahun 1941; tahun 1965 pergi ke Paris untuk mengikuti kuliah dan seminar Roland Barthes;
•         Terlibat dalam jurnal Sastra Tel Quel dibawah Phillipe Sollers; yang menjadi kekuatan utama dalam kritik terhadap representasi;
•         Ciri menonjol karya Kristeva; keinginan untuk melakukan analisis pada yang tidak bisa dianalisis; yang tidak bisa diungkapkan; yang heterogen yang bersifat radikal pada kehidupan individu dan kultural;
•          
PEMIKIRAN KRISTEVA
•         Teori ‘SEMANALISIS” yang menitikberatkan materialitas bahasa (suara, irama, dan perwatakan grafiknya), bukan hanya pada fungsi komunikasi.
•         Bahasa puitis adalah salah satu bentuk pengejewantahan materialitas bahasa;
•         Bahasa puitis bersifat heterogen sehingga menantang bentuk bahasa homogen yang umum diterima sebagai satu-satunya akat pemaknaan dan komunikasi;
•         Bahasa puitis mengganggu makna; atau paling tidak membuka jalan ke sejumlah kemungkinan makna baru, atau berbagai pemahaman baru; (itulah sebabnya kita jarang memahami bahasa puitis);
•         Kristeva mencoba keluar dari formalisasi cara kerja bahasa konvensional;
•         Ia berusaha menangkap bahasa dalam bentuknya yang dinamis, keluar dari aturan dan praktis=bukan statis;
•         Dinamisasi bahasa bagi Kristeva terletak dari adanya subjek yang berada dalam proses yakni ketidaksadaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar